Berita Duka

Berita Duka
HUT RI 66
Thursday, 18 August 2011 11:22

                    Upacara Peringatan HUT RI Ke-66

 

Image 

Pada Hari Rabu, 17 Agustus 2011, seluruh hakim dan pegawai Pengadilan Agama Bontang melakukan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-66, bertempat di halaman kantor Pengadilan Agama Bontang.

Image

Momen kemerdekaan RI ke-66 yang mengangkat tema “Dengan Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945, Kita Tingkatkan Kesadaran Hidup dalam Ke-Bhineka-an untuk Kokohkan Persatuan NKRI, Kita Sukseskan Kepemimpinan Indonesia dalam Forum ASEAN untuk Kokohkan Solidaritas ASEAN”, diharapkan menjadi tonggak penting bagi seluruh pegawai khususnya Pengadilan Agama Bontang untuk menumbuhkan inspirasi dan semangat baru dalam rangka mewujudkan kesadaran hukum bagi masyarakat, dan memaksimalkan peran Peradilan sebagai Lembaga pelayan bagi pencari keadilan.
Last Updated on Thursday, 18 August 2011 11:24
 
Harifin Persilahkan
Wednesday, 13 July 2011 13:38

                        Harifin Tumpa Persilahkan Prita Ajukan PK

 

Tempointeraktif.com - Ketua Mahkamah Agung Harifin A. Tumpa mempersilakan Prita Mulyasari melakukan upaya Peninjauan Kembali (PK) untuk membatalkan putusan majelis hakim Mahkamah Agung yang mengabulkan kasasi jaksa dalam perkara pidana pencemaran nama baik RS Omni Internasional. Menurut Harifin, Prita memang sebaiknya mengajukan PK jika tidak puas dengan vonis yang diputus pada 30 Juni 2011 itu.

"Upaya hukum masih bisa (dilakukan). Silakan ajukan PK, nanti akan kami kaji kembali," ujarnya di Gedung Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, seusai menghadiri ujian terbuka Program Doktoral Ilmu Filsafat UGM untuk Ketua Muda Urusan Peradilan Agama Mahkamah Agung, Andi Syamsu Alam, Selasa 12 Juli 2011.

Harifin juga menolak anggapan MA tidak konsisten karena telah mengeluarkan 2 putusan yang saling bertolak belakang. Dalam perkara perdatanya, Mahkamah menolak kasasi jaksa dan memenangkan Prita.

Menurut Harifin, 2 perkara (perdata dan pidana) itu diputuskan oleh 2 majelis hakim berbeda, sehingga masing-masing bisa memiliki pertimbangan yang berbeda pula. "Itu terkait independensi hakim. Jadi,  putusan tergantung pada pertimbangan hukum yang mereka ajukan sendiri," kata dia.

Harifin menambahkan, pekan ini pihaknya akan segera merampungkan salinan putusan yang saat ini baru diumumkan lewat situs Mahkamah Agung. "Urusan administrasi seperti penyerahan salinan putusan ke kuasa hukum Prita dan Kejaksaan Agung akan selesai pekan ini(12/07/2011)," ujarnya lagi.

Kasasi yang diajukan jaksa dalam perkara pidana pencemaran nama baik RS Omni Internasional ini diputuskan oleh majelis hakim MA yang diketuai Zaharuddin Utama dan 2 hakim anggota; Salman Luthan dan Imam Harjadi. Putusan dengan nomor register 822 K/PID.SUS/2010 itu dibuat berdasar surat pengajuan kasasi bernomor W29.U4/55/HN.01.11/III/2010 yang masuk ke MA pada 12 April 2011 lalu.
 
MA Tantang
Tuesday, 07 June 2011 08:21

                          MA Tantang Buktikan Mafia Peradilan

          Penangkapan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Syarifuddin, atas dugaan menerima suap dalam kasus pailit PT SCI, kembali memunculkan dugaan masih adanya praktik mafia di lembaga peradilan. Sinyalemen dan dugaan itu disampaikan Indonesia Corruption Watch (ICW). Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin A Tumpa mempersilakan pihak mana pun yang melayangkan tudingan adanya mafia peradilan di lembaga yang dipimpinnya untuk membuktikan. Hal itu disampaikannya di Gedung MA, Jakarta, Senin (6/6/2011).

         Image

          "Orang bisa berbicara apa saja kepada institusi yang ada oknumnya terkena masalah, biasanya diobok-obok, diinjak-injak. Tetapi, orang jangan hanya bicara, silakan buktikan. MA terbuka untuk itu. Kalau ada yang mengatakan itu (mafia peradilan) silakan buktikan,  jangan hanya ngomong. Ngomong kan bisa dari dengkulnya saja, tidak berdasarkan fakta, tidak berdasarkan otak,"ujar Harifin.

          Merujuk pada kasus dugaan suap yang melibatkan Syarifuddin, menurut Harifin, sejak awal perekrutan hakim, MA telah melakukan ujian yang ketat. Hal ini dilakukan agar hakim bisa mempertahankan independensi dan integritasnya. Namun, jika ada hakim yang berbelok arah, ia tak sepakat jika sepenuhnya dilimpahkan sebagai kesalahan institusi. Akan tetapi, ada juga pengaruh pihak luar, seperti pihak yang beperkara.

           "Kita harapkan calon-calon hakim yang diterima memenuhi persyaratan bisa memiliki integritas. Tapi ternyata tidak semata itu saja, karena ada pengaruh dari lingkungan. Pengaruh dari pihak-pihak yang berperkara. Jadi itu bukan inisiatif hakim semata. Ada timbal balik dari orang yang berperkara yang ingin perkaranya itu menang, dengan menawarkan suap kepada hakim," katanya.

          Oleh karena itu, lanjut Harifin, seharusnya pihak-pihak yang terlibat dalam proses peradilan tidak memberikan pengaruhnya kepada hakim. "Orang-orang berperkara tidak perlu memberikan suap. Cukup perkuat argumen hukum dan bukti-buktinya. Bukan dengan pendekatan terhadap hakim dan memberikan suap. Itu salah besar," tukasnya.

Harifin juga meminta, siapa pun yang mengetahui ataupun menyatakan terjadi penyimpangan dalam tubuh MA maupun di pengadilan, segera membuktikan agar tidak menimbulkan dugaan-dugaan tanpa fakta yang mendasar. 


Last Updated on Tuesday, 07 June 2011 09:50
 
Ketua MA Riset
Wednesday, 18 May 2011 08:01

                                  Ketua MA Riset Peradilan AS

 

           Ketua Mahkamah Agung (MA) Harifin Tumpa bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung Amerika Serikat  John Roberts di Washington DC membahas masalah peradilan, termasuk prosedur administrasi pengadilan, pendidikan lanjutan bagi para hakim, dan penegakan hukum untuk Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

             Image 

 

Last Updated on Wednesday, 18 May 2011 08:06
 
Pelantikan Jurusita Pengganti
Tuesday, 03 May 2011 08:22
                                  Pelantikan Jurusita Pengganti
 
   Image 
 
          Pada hari Senin tanggal 02 Mei 2011, Pengadilan Agama Bontang meangadakan acara pelantikan empat orang Jurusita Pengganti antara lain: Siti Rahmah, S.H., Rusiadi, S.E., Abd. Aziz, SHI., M.H., dan Abdul Rasyid S.
 
   Image 
Last Updated on Wednesday, 04 May 2011 14:53
 
<< Start < Prev 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Next > End >>

Page 17 of 23

 

kpa bontang.jpg - 4.16 Kb

Drs. H. Arifin, S.H.,M.H.
Ketua Pengadilan Agama Bontang

Profil Pegawai

Ketua & Wakil
Hakim

Who's Online

We have 2 guests online

Jam Analag

Link PA Se-Kaltim

PTA Samarinda

PA Samarinda

PA Balikpapan

 PA Tanah Grogot

   PA Tenggarong

 PA Tanjung Redeb

 PA Tanjung Selor

 PA Tarakan

 PA Sangatta  

Valid XHTML and CSS.